Cuaca Tak Menentu Bikin Pilek, Apakah Vaksin Flu Bisa Mengatasinya?

November 2019 Comment 2K Report

Cuaca Tak Menentu Bikin Pilek, Apakah Vaksin Flu Bisa Mengatasinya?

Hari ini panas terik, lalu tak lama kemudian hujan deras, cuaca tak menentu rentan bikin pilek. Benarkah vaksin flu bisa dengan efektif mencegahnya?

CINTADOKTER.COM Jakarta Cuaca tak menentu yang kurang bersahabat bisa membuat Anda dan keluarga rentan terkena pilek maupun flu karena menurunnya daya tahan tubuh. Apakah vaksin flu atau influenza adalah jalan keluar terbaik untuk mencegah dan mengatasinya?

Vaksin influenza adalah vaksin tahunan yang melindungi Anda dari flu, penyakit pernapasan akibat virus yang sangat mudah menyebar, apalagi di negara tropis seperti Indonesia. Sayangnya, mungkin karena flu dianggap penyakit yang bisa sembuh sendiri, cakupan vaksin flu di Tanah Air tergolong rendah. 

Baca Juga

  • Ampuhkah Membalurkan Bawang Merah pada Bayi yang Pilek?
  • Belum Terlambat, Inilah Waktu yang Tepat untuk Vaksinasi Flu
  • Dada Sakit saat Bersin? Ini 4 Penyebabnya

Padahal, flu bisa menyebabkan komplikasi serius, bahkan mematikan, bagi beberapa kelompok seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang-orang dengan penyakit kronis seperti diabetes atau asma.

Vaksin, cara terbaik untuk mencegah flu

Vaksinasi tahunan adalah cara terbaik untuk mencegah flu. Vaksin flu diperbarui setiap tahun untuk melindungi Anda dari rantai influenza yang paling mungkin menyebar setiap tahunnya. Vaksin flu juga dapat mengurangi keparahan penyakit dan mencegah komplikasi flu yang paling serius, termasuk rawat inap dan kematian. 

Ada beberapa jenis vaksin flu yang tersedia di fasilitas kesehatan. Selain itu, banyak pula perusahaan asuransi yang membayar vaksin flu tahunan. Bahkan, beberapa lembaga memfasilitasi agar orang-orang tidak mampu dapat memperoleh vaksin tersebut tanpa dipungut biaya. Banyak peneliti dan ahli kesehatan sepakat bahwa vaksin flu dapat memberikan perlindungan yang efektif.

Meski vaksin flu dapat melindungi diri penerimanya tertular flu dengan cukup efektif, tetapi vaksin tidak memberikan jaminan 100 persen. Perlu diketahui, virus flu adalah salah satu virus yang “cerdas” karena punya kemampuan untuk bermutasi dengan cepat. Pada akhirnya, vaksin yang dikembangkan untuk satu rantai virus tidak akan bekerja melawan rantai virus yang berkembang kemudian.

1 dari 2 halamanJenis-jenis vaksin flu

Di bawah ini adalah jenis-jenis vaksin flu yang perlu Anda ketahui:

  • Flu shot
  • Flu shot biasanya diberikan kepada mereka yang berusia 6 bulan atau lebih tua. Vaksin ini adalah vaksin yang tidak aktif (inaktif), yang artinya dibuat dari virus yang dimatikan. Kuman yang mati tidak bisa menyerang dan membuat sakit.

    Orang-orang yang berusia 18-64 tahun dapat memilih suntikan flu secara intradermal (dalam kulit). Suntikan ini menggunakan jarum yang lebih kecil dan masuk ke lapisan atas kulit, bukan otot.

    Vaksin pada umumnya aman bagi mereka yang alergi telur. Jika memiliki alergi parah, maka harus mendapatkan vaksin flu dari dokter yang dapat mengobati reaksi alergi.

  • Fluzone dosis tinggi
  • Vaksin inaktif ini dikembangkan untuk orang-orang yang berusia 65 tahun dan lebih tua, karena orang tua memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah.

  • Vaksin bebas telur
  • Vaksin ini digunakan untuk orang-orang dengan alergi telur yang memiliki reaksi yang berat. Pasalnya, media yang umumnya dipakai untuk menumbuhkan virus influenza adalah telur ayam, sehingga mengandung protein telur. Jadi, dikhawatirkan vaksin flu biasa akan mencetuskan gejala alergi.

  • Vaksin flu semprot
  • Vaksin ini diberikan dengan cara disemprotkan ke dalam hidung. Vaksin jenis ini dibuat dari virus hidup yang dilemahkan dan tidak dapat menyebabkan flu. Namun, penerimanya tetap bisa mengalami gejala mirip flu. Vaksin flu semprot dapat diberikan pada usia 2-49 tahun yang sehat dan tidak hamil. 

    Mengingat virus influenza terus bermutasi, tipe virus yang beredar di seluruh dunia pun terus berganti. Vaksin ini dibuat setiap tahun berdasarkan tipe virus influenza yang tengah beredar atau yang paling mungkin menyebar, baik di belahan dunia bagian utara maupun selatan.

    Tiap tahunnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melakukan survei dan menentukan jenis virus yang tengah beredar. Kemudian, daftar virus tersebut dijadikan panduan bagi produsen vaksin. Inilah kenapa vaksin influenza diberikan tiap tahun, karena tipe virus yang menjadi bahan vaksin bisa berbeda-beda.

    Waktu yang tepat untuk mendapatkan vaksin flu

    Karena waktu kemunculan, puncak dan akhir musim flu bervariasi dari tahun ke tahun dan tidak dapat diprediksi. Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan agar vaksinasi dilakukan pada akhir bulan Oktober.

    Anak-anak usia 6 bulan hingga 8 tahun membutuhkan 2 dosis. Maka, kalangan ini harus menerima dosis pertama sesegera mungkin, dilanjutkan dengan dosis kedua setidaknya 4 minggu kemudian.

    Jangan menganggap flu sepele, karena dapat menyebabkan komplikasi serius hingga mematikan, terutama bagi beberapa kelompok seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit kronis. Untuk mencegah dan mengurangi keparahan flu, konsultasikan dengan dokter di rumah sakit, klinik, atau tempat praktik dokter untuk mendapatkan vaksin flu.

    (RN/RPA)

    Artikel Terkait

    Life Enjoy

    Show life that you have a thousand reasons to smile


    Disclaimer
    - All data on this website is for information only. Always consult your illness to the nearest doctor for certainty of your condition.
    - Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka. Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.

    Get in touch

    © Copyright 2022 CINTADOKTER.COM - All rights reserved.