Gigi Anak Tumbuh Renggang, Perlukah Khawatir?

5 weeks ago Comment 3K Report

Gigi Anak Tumbuh Renggang, Perlukah Khawatir?

Gigi anak tumbuh renggang di bagian depan adalah hal yang kerap terjadi. Tapi, perlukah orang tua mengkhawatirkan kondisi tersebut?

CINTADOKTER.COM Jakarta Seiring pertumbuhan anak, terkadang perkembangannya bisa berbeda dengan teman-temannya. Salah satunya adalah kondisi gigi anak yang tumbuh renggang.

Melihat susunan gigi anak yang renggang, orang tua kerap khawatir. Namun demikian hal ini sebetulnya tidak perlu terlalu dirisaukan.

Baca Juga

  • Amankah Menggunakan Termometer Rektal untuk Bayi?
  • Deretan Infeksi yang Rentan Menular ke Anak
  • Kapan Anak Boleh Mulai Pasang Behel Gigi?
Penyebab gigi renggang

Gigi anak yang tumbuh renggang terutama pada gigi susunya, bisa disebabkan oleh banyak hal. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut

  • Perkembangan rahang yang alami
  • Biasanya hal ini terjadi di gigi susu bagian depan. Kondisi ini normal dan biasanya setelah tumbuh gigi taring tetapnya, semua space atau gigi renggang akan menutup dengan sendirinya. 

  • Kehilangan gigi susu
  • Hilangnya gigi susu juga bisa menyebabkan terjadinya gigi renggang di area tersebut.

  • Terdapat gigi tambahan yang tidak tumbuh
  • Hal ini menyebabkan gigi lainnya terhalang untuk tumbuh, sehingga terbentuklah jarak antar gigi di dalam mulut.

  • Ukuran gigi yang tidak seragam
  • Terdapat gigi-gigi yang ukurannya lebih kecil dari ukuran gigi-gigi lainnya, sehingga menyebabkan adanya jarak antar gigi.

  • Ukuran rahang yang lebih besar dari gigi
  • Anak dengan rahang yang berukuran lebih besar dibanding dengan ukuran giginya akan terlihat banyak ruang di antara gigi-giginya.

  • Terdapat frenulum lingual
  • Frenulum lingual menyatukan bagian bawah lidah dengan dasar mulut, sehingga membentuk ruang di antara gigi depan bawah.

  • Bibir atas dan gusi antara gigi depan menyatu
  • Terdapat frenulum labialis yang menyatukan bibir atas dengan gusi diantara 2 gigi depan, sehingga membentuk ruang di antara 2 gigi depan atas.

  • Memiliki kebiasaan buruk mengisap ibu jari
  • Hati-hati, kebiasaan ini bisa menyebabkan lidah menekan 2 gigi depannya, sehingga menyebabkan terjadi ruang pada gigi depan. 

  • Mempunyai kebiasaan refleks menelan (tongue thrust)
  • Saat menelan, lidah menekan 2 gigi depannya. Bila hal ini terjadi terus menerus, maka dapat menyebabkan terbentuknya ruang pada 2 gigi depan atas.

    1 dari 2 halamanGigi renggang pada anak

    Menurut European Journal of Paediatric Dentistry, 70 persen gigi susu pada anak tumbuh renggang, sedangkan 30 persen tidak. Dan biasanya gigi yang tumbuh renggang akibat perkembangan alami terdapat di 2 gigi susu bagian depan.

    Nyatanya kondisi ini memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu mempersiapkan ruang untuk tumbuhnya gigi tetap. Hal ini karena ukuran gigi tetap pengganti yang jauh lebih besar dari ukuran gigi susu.

    Sebab, jika tidak terdapat ruang, kemungkinan 40 persen akan mengalami crowding atau kondisi gigi tumbuh berjejal.

    Gigi renggang pada bayi merupakan sesuatu hal yang normal dan wajar, dan biasanya akan menutup dengan sendirinya. Di awal pertumbuhan gigi bayi, sekitar usia 6-9 bulan, maka pada gigi depan atas akan terdapat ruang. 

    Selain itu, juga akan terbentuk frenulum yang menyatukan bibir atas dengan gusi gigi depan atas. Namun setelah sampai usia 1 tahun, maka frenulum akan berubah menjadi pendek dan gigi lainnya akan mulai tumbuh dan menutup gigi yang renggang.

    Jika frenulum tersebut tidak memendek bahkan sampai gigi susu berganti dengan gigi tetapnya, maka akan menyebabkan gigi anak renggang di bagian depan secara permanen.

    Guna mengatasinya, bisa dilakukan perawatan gigi untuk merapatkan gigi dengan menggunakan behel gigi. Tapi, jangan lupa untuk melakukan tindakan pada frenulum itu sendiri yang merupakan penyebab terjadinya gigi renggang. 

    Tindakan untuk memendekkan frenulum yaitu disebut frenektomi. Tanpa tindakan ini, gigi yang sudah dirapatkan dengan behel gigi bisa kembali renggang. 

    Gigi anak yang renggang bisa saja terjadi pada anak Anda. Tapi, Anda tak perlu khawatir. Periksakan kondisi gigi si Kecil ke dokter gigi, segera setelah anak berulang tahun di usia 1 tahun, baik kondisi giginya tumbuh renggang atau tidak. Dengan demikian, dokter gigi dapat mendeteksi adanya masalah gigi pada anak sejak dini. 

    [NP/ RVS]

    Artikel Terkait

    Life Enjoy

    Show life that you have a thousand reasons to smile


    Disclaimer
    - All data on this website is for information only. Always consult your illness to the nearest doctor for certainty of your condition.
    - Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka. Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.

    Get in touch

    © Copyright 2019 CINTADOKTER.COM - All rights reserved.