Kenali Penyebab Posisi Bayi Sungsang

August 2019 Comment 5K Report

Kenali Penyebab Posisi Bayi Sungsang

Apa sih penyebab posisi bayi sungsang? Bagaimana cara mengatasinya? Ayo cari tahu lebih banyak!

CINTADOKTER.COM Jakarta Posisi bayi sungsang merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering dikhawatirkan ibu hamil. Kejadian sungsang ini memang tak jarang terjadi. Studi menyebutkan bahwa posisi sungsang terjadi pada satu dari 25 kehamilan.

Meski demikian, sebenarnya posisi bayi sungsang pada umumnya tak membahayakan bagi bayi.

Baca Juga

  • Penyebab Bayi Sungsang yang Perlu Anda Ketahui
Posisi bayi normal vs sungsang

Pada kehamilan yang normal, bagian terbawah janin di dalam rahim ibu adalah kepala janin. Oleh karena itu, pada persalinan normal, kepala bayi merupakan bagian tubuh yang dilahirkan pertama kali melalui vagina.

Kepala bayi merupakan bagian tubuh bayi yang terbesar. Sebab itu, setelah kepala dilahirkan keluar melalui vagina, bagian tubuh bayi lainnya akan dapat keluar dengan cukup mudah.

Pada posisi sungsang, bagian terbawah janin di dalam rahim ibu adalah bokongnya. Jika bayi tetap berada dalam posisi tersebut sampai saatnya persalinan, maka persalinan melalui vagina bisa terbilang cukup berisiko.

Hal ini karena adanya kemungkinan bahwa bokong bayi bisa dilahirkan, tetapi kepalanya sulit untuk keluar melalui vagina.

Namun demikian, perlu diketahui bahwa posisi janin dalam rahim ibu dapat berubah sebelum kehamilan berusia 37 minggu.

Oleh karena itu, jika posisi sungsang ditemukan saat usia kehamilan belum mencapai 37 minggu, masih ada kemungkinan posisi bayi akan menjadi normal atau dapat juga berubah menjadi posisi lainnya seperti miring atau melintang.

Penyebab posisi sungsang

Hingga saat ini, penyebab posisi bayi sungsang belum diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa kondisi yang menyebabkannya lebih rentan terjadi. Di antaranya adalah:

  • Ibu sudah pernah hamil beberapa kali sebelumnya.
  • Ibu pernah menjalani operasi caesar.
  • Ibu mengandung anak kembar.
  • Ibu pernah mengalami persalinan prematur sebelumnya.
  • Oligohidramnion, yaitu masalah kehamilan yang ditandai dengan air ketuban yang terlalu sedikit.
  • Polihidramnion, yaitu air ketuban di dalam rahim yang jumlahnya melebihi normal
  • Adanya kelainan di dalam rahim, misalnya mioma.
  • Adanya kelainan letak plasenta, misalnya plasenta letak rendah dan plasenta previa.

Meski demikian, posisi sungsang umumnya tidak membahayakan bayi. Umumnya, bayi yang berada dalam posisi sungsang memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik sama seperti bayi yang berada dalam posisi normal di kandungan ibu.

Bisakah posisi sungsang dikembalikan menjadi normal?

Posisi sungsang bukanlah kondisi yang sederhana. Terdapat tiga jenis posisi sungsang pada bayi, yaitu:

  • Sungsang murni, jika bokong bayi merupakan posisi terbawah dan tungkai janin berada dalam posisi lurus ke arah kepala bayi.
  • Sungsang komplit atau sungsang sempurna, jika bokong bayi berada dalam posisi terbawah, dan kedua lututnya tertekuk seperti sedang bersila.
  • Sungsang sebagian, jika bokong bayi berada dalam posisi terbawah, salah satu lututnya tertekuk, dan lutut yang lain dalam posisi lurus.
  • Tindakan yang akan dilakukan dokter untuk menangani posisi sungsang sangatlah tergantung pada jenis sungsangnya dan tergantung dari kondisi rahim ibu. Pada sebagian kasus sungsang, dapat dilakukan tindakan untuk ”memutar” janin ke posisi yang seharusnya. Secara medis, tindakan ini dinamakan versi luar.

    Tindakan tersebut dapat dilakukan oleh dokter kandungan di fasilitas kesehatan yang lengkap. Namun demikian, studi mencatat bahwa angka keberhasilannya hanya sekitar 50 persen.

    Jika usia kehamilan sudah mencapai 37 minggu atau lebih dan bayi tetap dalam posisi sungsang, maka pada umumnya operasi caesar merupakan metode persalinan yang paling dipilih untuk melahirkan bayi.

    Jika tindakan operasi caesar tidak memungkinkan untuk dilakukan, persalinan normal melalui vagina dapat dipertimbangkan untuk dilakukan. Namun, persalinan tersebut harus dilakukan oleh dokter kandungan karena diperlukan beberapa manuver tertentu untuk mencari solusi bagi posisi bayi sungsang agar bayi dapat lahir dengan aman.

    [NP/ RVS]

    Artikel Terkait

    Life Enjoy

    Show life that you have a thousand reasons to smile


    Disclaimer
    - All data on this website is for information only. Always consult your illness to the nearest doctor for certainty of your condition.
    - Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka. Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.

    Get in touch

    © Copyright 2019 CINTADOKTER.COM - All rights reserved.