Mengapa Mata Lansia Sering Berair?

October 2019 Comment 6K Report

Mengapa Mata Lansia Sering Berair?

Bukan cuma mulai rabun, mata lansia juga dilaporkan sering berair. Bukan karena kelilipan debu, ternyata ini penyebab dari kondisi tersebut.

CINTADOKTER.COM Jakarta Jika Anda memperhatikan betul mata orang tua atau kakek nenek Anda, mata mereka sering terlihat berair, sehingga tampak akan menangis. Apakah penyebab mata lansia sering berair?

Dilansir dari Medical New Today, mata berair atau epifora sebenarnya dapat dialami oleh siapa pun. Hanya saja, kondisi tersebut memang paling sering dialami oleh mereka yang usianya sudah di atas 60 tahun. 

Baca Juga

  • Apa Penyebab Lansia Mudah Kedinginan?
  • Lansia Mudah Jatuh, Lakukan Ini untuk Mencegahnya
  • Hal yang Sebaiknya Dihindari Setelah Operasi Lasik

Epifora dapat terjadi pada salah satu atau kedua mata. Penyebabnya ada dua faktor, yaitu tersumbatnya saluran air mata dan produksi air mata yang berlebihan.

Saluran air mata tersumbat

Ini adalah penyebab paling umum mata berair pada orang dewasa. Tersumbatnya saluran air mata biasanya akibat dari pembengkakan atau peradangan. Apabila saluran air mata menyempit dan tersumbat, air mata jadi tidak bisa mengalir dan menumpuk di kantung mata.

Air mata yang terjebak di kantung air mata akan meningkatkan risiko infeksi. Mata pun akan menghasilkan cairan yang lengket, sehingga bisa membuat masalah penglihatan semakin buruk. Jika mata telanjur infeksi, infeksi tersebut dapat memicu peradangan pada sisi hidung di sebelah mata.

Produksi air mata berlebih

Mata yang teriritasi menghasilkan lebih banyak air mata untuk membilas iritasi tersebut. Adapun iritasi yang dapat membuat produksi air mata menjadi berlebih, yaitu:

  • Iritasi yang disebabkan oleh bahan kimia, asap, atau bawang 
  • Infeksi konjungtivitis
  • Alergi konjungtivitis
  • Cedera pada mata akibat goresan atau kemasukan tanah atau batu kecil
  • Bulu mata yang tumbuh ke dalam (trikiasis)
  • Ectropion, yaitu kelopak mata bawah yang terbuka ke luar

Beberapa orang memiliki air mata dengan kandungan lemak yang tinggi. Kondisi tersebut dapat mengganggu penyebaran cairan di mata dan meninggalkan bercak kering yang perih.

Semakin meningkatnya usia, biasanya kondisi kelopak mata bagian bawah juga semakin menurun. Ini menyulitkan air mata untuk “mengalir” di jalur yang tepat menuju lubang air mata (puncta), sehingga air mata malah menumpuk dan terlihat seperti berair. 

1 dari 2 halamanSindrom mata kering pada lansia

Menurut dr. Devia Irine Putri dari , mata berair pada lansia juga disebabkan oleh sindrom mata kering. Produksi air mata cenderung berkurang seiring pertambahan usia. Karenanya, sindrom mata kering umumnya terjadi pada lansia. Akan tetapi, mata berair, kok, bisa disebabkan oleh mata kering?

“Hal ini disebabkan oleh produksi air mata yang berkurang, sehingga otak meresponsnya dengan memproduksi air mata secara berlebihan, tetapi kualitas air mata yang diproduksi tidak baik,” jawab dr. Devia

Untuk mengatasi permasalahan mata kering itu, dr. Devia menyarankan Anda untuk meluangkan waktu beberapa detik untuk meneteskan pelembap mata agar mata tetap sehat. 

“Gunakan pelembap mata dalam bentuk tube yang bebas pengawet, sehingga aman digunakan sesering mungkin dan dalam jangka panjang sekalipun,” pungkas dr. Devia.

Penyebab lain mata berair juga bisa disebabkan oleh alergi, infeksi seperti konjungtivitis, iritasi pada mata, penggunaan obat-obatan tertentu, masalah pada kelenjar Meibom, Bell’s palsy, dan lain-lain.

Sementara itu, pengobatan rumahan yang bisa dilakukan oleh lansia untuk mengatasi mata berair adalah dengan beristirahat dari membaca dan menonton dari televisi atau gawai. Lalu, kompres mata dengan handuk yang sebelumnya telah direndam hangat dan berikan pijatan lembut. 

Beberapa hal di atas adalah penyebab mengapa mata lansia sering berair. Jika kondisi tersebut sampai mengganggu penglihatan, lansia disarankan untuk  memeriksakan diri ke dokter. Dikhawatirkan, penyebabnya adalah kondisi yang butuh tindakan medis yang lebih spesifik.

(RN)

Artikel Terkait

Life Enjoy

Show life that you have a thousand reasons to smile


Disclaimer
- All data on this website is for information only. Always consult your illness to the nearest doctor for certainty of your condition.
- Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka. Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.

Get in touch

© Copyright 2021 CINTADOKTER.COM - All rights reserved.